Imam Habib Abdullah al-Haddad berkata: “Ketahuiah wahai saudaraku sekalian, semoga Allah menjadikan kita semua di antara golongan orang-orang yang gemar berdzikir kepada-Nya dengan dzikir yang sebanyak-banyaknya, agar kita semua termasuk golongan orang-orang yang tidak dilalaikan oleh harta benda dan anak keturunan dari bedzikir kepada Allah.
Ketahuilah! Dzikir kepada Allah itu merupakan salah satu di antara bentuk taqarrub (pendekatan) yang paling utama yang dapat menghantarkan kita kepada Allah swt”.
Firman Allah swt:
“Hai orang-orang yang beriman! Berdzikirlah kepada Allah dengan dzikir yang sebanyak-banyaknya dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu siang dan malam”. (QS. Al-Ahzab 41)
Firman Allah swt:
“Orang-orang yang beriman, hati mereka akan menjadi tenang dengan mengingat Allah. Inagtlah! Bahwa dengan mengingat Allah itulah, hati menjadi tenang”. (QS. Ar-Ra’du 28)
Firman Allah swt:
“Dan barang siapa yang berpaling dari mengingat-Ku, maka baginya akan ditakdirkan hidup yang sempit dan pada hari kiamat nanti Aku akan mengumpulkan mereka dalam keadaan buta”. (QS. Taahaa 124)
Firman Allah swt:
“Dan barang siapa yang berpaling dari mengingat Dzat yang Maha Pengasih (kepada semua makhluq-Nya dengan pemberian nikmat yang tidak terkira) maka kami
….
”. (QS. Az-Zukhruf 36)
Imam Ahmad dan Imam Muslim meriwayatan bahwa Rasulullah saw pernah bersabda:
“Tidaklah suatu kaum itu duduk berdzikir kepada Allah swt, kecuali mereka akan dikelilingi oleh para malaikat, diliputi oleh rahmat, dikelubungi oleh ketentraman dan Allah akan menyebut mereka kepada siapa saja yang berada di sisi-Nya”.
MAJLIS DZIKIR
Rasulullah pernah bersabda dalam sebuah hadits yang masyhur yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, at-Turmudzi dan al-Baihaqi dari Anas bin Malik:
“Jika kamu melintasi taman-taman surga, maka hendaklah kamu berehat”. Para sahabat bertanya: “Apakah taman-taman surga tersebut? Beliau bersabda: “Kumpulan-kumpulan orang-orang yang berdzikir”. (dalam riwayat lain mengatakan majlis-majlis dzikir)
Banyak sekali bentuk-bentuk majlis dzikir, dan yang paling utama adalah majlis ilmu sebagaimana yang telah dijelaskan oleh al-Imam Hujjatullah Muhammad al-Ghazali dalam permulaan kitab Ihya’ Ulumiddin pada bab keutamaan bab ilmu. Hal ini juga dijelaskan pula di berbagai macam kitab yang disusun oleh para ulama mu’tabar sebelum Imam al-Ghozali dan sesudahnya, seperti Imam Bukhori ra, Imam Muslim ra, Imam Nawawi ra dan lain sebagainya.
Dalam kitab Ihya’nya, Imam al-Ghazali mengutip sebuah hadits Nabi saw:
“Demi Tuhanku, bahwa kamu pagi-pagi pergi mempelajari satu bab dari ilmu (memahami dan mengamalkannya sehingga menimbulkan rasa takut kepada Allah) itu lebih baik daripada kamu melakukan sholah sunnah 100 rokaat”.
Di samping itu, majlis dzikir juga dinisbahkan dengan berdzikir secara beramai-ramai di masjid atau di rumah bersama keluarga dengan niat untuk mengajar, melatih dan membina masyarakat dan keluarga agar terbiasa menyebut nama Allah, mensucikan-Nya, memulyakan-Nya dan membesarkan-Nya. Kadang-kadang juga diwujudkan dengan melakukan do’a bersama dengan berjama’ah selama tidak mengganggu orang yang sedang sholat. Demikian ini menurut Syaikhul Islam Ibnu Hajar ra tidak dilarang.
SYARAT-SYARAT DAN RUKUN BERDZIKIR
Makanan, minuman dan pakaiannya harus terdiri dari barang yang halal
Sahabat Abdullah bin Umar ra berkata: “Jika kamu terus melakukan sholat hingga tulang belakangmu menjadi bungkuk dan kamu terus berpuaa hingga badanmu menjadi seperti lidi, maka semua itu tidak akan diterima kecuali kalau disertai dengan sikap wara’ yang tebal (bisa menjaga barang yang halal dan haram)”.
Tidak boleh bersikap riya’
Dalam berdzikir harus disertai dengan perasaan ikhlas, tidak berpura-pura atau menuunjukkan amalannya di hadapan orang banyak. Biasakan diri untuk selalu menyamakan niat beramal dimana pun berada, baik di rumah atau di tempat yang ramai.
Firman Allah swt:
“Maka barang siapa yang mengharapkan untuk bertemu dengan Tuhannya, maka hendaknya dia mengerjakan amal yang sholeh dan janganlah ia mempersekutukan siapapun dalam beribadah kepada-Nya”. (al-Kahfi 110)
Fudhail bin Iyadh telah berkata, “Barang siapa yang meninggalkan amal karena manusia (takut dan ragu dikatakan kuat beramal) maka sesungguhnya ia telah riya’. Dan barang siapa yang mengrjakan amal karena manusia, maka sesungguhnya ia telah syirik. Oleh karena itulah, biasakan untuk membaca:
“Tiada daya bagiku untuk meninggalkan maksiyat dan tiada kekuatan bagiku untuk taat melainkan dengan mendapatkan taufik dan pertolongan dari Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.”
Makan tidak terlalu kenyang.
Ketika berdzikir hendaknya membiasakan diri untuk tidak dalam keadaan terlalu kenyang, karena hal itu tidak bisa mendatangkan kekhusyuan dan sikap rendah diri. Sebaliknya bila keadaan perut ringan maka akan memudahkan datangnya nur atau cahaya pada hati
ADAB DAB SYARAT BERDZIKIR
Syaikh Ali al-Marshafi ra berkata dalam kitabnya yang berjudul Manhajus Salik: “Dzikir itu memiliki adab dan syarat. Di antara yang terpenting adalah:
Bertaubat terlebih dahulu dengan melaksanakan semua rukun taubat dan menampakkan penyesalan yang sungguh-sungguh
Mendahulukan ibadah fardlu, karena ibadah fardlu merupakan inti sedangkan dzikir hanyalah bacaannya.
Membiasakan diri untuk selalu dalam keadaan suci dengan mandi atau berwudlu serta menghadap ke arah kiblat.
Ketika memulai berdzikir hendaknya menyimpan harapan yang baik dalam hati dan harus yakin bahwa Allah pasti akan menerima doa atau dzikir kita.
Karena dzikir itu menyebut dan mengingat Allah, maka dzikir hendaknya dilakukan di tempat yang bersif dan suci dari kotoran.
Tempat dzikir itu tidak sepi dari didatangi malaikat dan jin, oleh karena itu orang yang berdzikir dan tempatnya hendaknya diberi bau yang wangi, di samping hal ini bisa memeriahkan halaqah dzikir.
Agar suasananya menjadi nyaman dan tidak mengganggu ketenangan dan konsentrasi orang yang berdzikir, maka hendaknya memakai pakaian yang bersih.
Bersikap ikhlas dengan membersihkan dan menyucikan diri dari sikap riya’ dan ragu.
Memilih dzikirnya dengan lafadz (memulyakannya dengan kekuatan yang sempurna dengan mengangkat suaranya pada lafadz . Dari batas pusat ke atas dua belah bagian dadanya dan melenggokkan kepalanya dari kanan ke kiri)
APA YANG PERLU DILAKUKAN SETELAH BERDZIKIR ?
Jika kita selesai melakukan dzikir, maka ada beberapa hal yang perlu kita lakukan, antara lain:
Berdiam diri sebentar karena bisa menimbulkan kekhusyuan, ketenangan dan ketentraman hati.
Menarik nafas yang panjang dan dilakukan berkali-kali, karena hal ini bisa membuka mata hati.
Menahan diri dari minum air karena dzikir itu membakar jiwa, yaitu menghangatkan tubuh dan menimbulkan kelezatan dan keharuan dalam diri. Sedangkan minum air bisa memadamkan semua perasaan tersebut.
BACAAN TANPA IJAZAH
Ratib ini boleh dibaca meskipun tanpa diijazahkan. Hal ini disebabkan karena bacaan wiridnya dinuqil dari al-Qur’an dan amalan Rasulullah saw. Akan tetapi para ulama salaf dahulu biasanya tidak akan mengamalkan ratib ini kecuali setelah mendapatkan ijazah terlebih dahulu. Hail ini disebabkan oleh 2 faktor, antara lain:
Untuk menerima ajaran atau amalan yang benar sebagaimana yang dikehendaki oleh penyusun ratib karena beliau lebih mengetahui.
Untuk mendapatkan pertalian yang bersambung, mulai dari gurunya sampai terus kepada syaikh yang membuat sebuah amalan yang silsilahnya sambung kepada Rasulullah saw. Ijazah itu hendaknya juga diperoleh dari seorang guru yang sudah diberikan izin oleh gurunya untuk memberikan ijazah kepada orang lain.
RATIB AL-ATTAS
Ratib al-Attas merupakan kumpulan bacaan dzikir yang disusun oleh al-Habib Umar bin Abdurrahman al-Attas, seorang ulama dan wali di Hadramaut Yaman. Beliau adalah keturunan asy-Syarif atau Sayyid yang nasabnya bertemu dengan Rasulullah saw. Beliau lahir di al-Lisik pada tahun 992 H dan meninggal dunia di Nafhun serta dimakamkan di Huraidhah pada hari Kamis tanggal 23 Rabi’ul Akhir 1072 H pada usia 80 tahun. Beliau tidak meninggalkan karangan apa-apa kecuali beberapa muridnya, termasuk di antaranya Imam Abdullah bin Alwi al-Haddad.
Ratib al-Attas ini berusia kurang lebih 400 tahun dan sampai saat ini masih sering dibaca di beberapa negara, antara lain Afrika, Darussalam, Mombassa, Afrika Selatan, Inggris, Burma, India, Malaysia, Singapura, Brunei dan Indonesia..
Dan sampai saat ini pun, kumpulan-kumpulan ratib al-Habib Umar bin Abdurrahman al-Attas atau Zawiyah masih diamalkan di Rangoon dan di beberapa daerah di Burma. Akan tetapi disana mereka lebih dikenali dengan sebutan Thariqah al-Attasiyyah.
KEUTAMAAN DAN KELEBIHAN RATIB
Ratib al-Attas ini memiliki beberapa kelebihan dan keutamaan, sebagaimana yang telah diungkapkan oleh sebagian ulama salaf. Di antaranya adalah
Al-Habib Muhammad bin Salim al-Attas dalam kitab Azizul Manal wa Fadhu, bab al-Wisal berkata bahwa keutamaan ratib ini bagi mereka yang istiqamah mengamalkannya adalah diberkati umurnya, mendapatkan husnul khatimah, dijaga apa yang dimilikinya di laut maupun di bumi dan senantiasa berada dalam perlindungan Allah.
Bagi mereka yang memiliki hajat tertentu, jika membaca ratib ini di tempat yang kosong dengan kondisi suci, menghadap kiblat dan berniat apa yang dikehendakinya, maka insya Allah akan dikabulkan hajatnya oleh Allah.
Asy-Syaikh Ali Baras berkata barang siapa yang istiqamah mengamalkan ratib ini secara tadabbur (menghayati dan memahami isinya), maka dosa-dosanya akan diampuni oleh Allah meskipun sebanyak buih laut.
Bagi mereka yang terkena sihir kemudian membaca ratib ini, maka insya Allah dia akan diselamatkan oleh Allah dengan asma-asma-Nya, ayat-ayat al-Qur’an dan amalan Nabi Muhammad saw.
Al-Habib Husain bin Abdullah al-Attas berkata bahwa mereka yang mengamalkan ratib ini kemudian dia terpatuk ular, niscaya insya Allah tidak akan terjadi apa-apa pada dirinya.
Bagi mereka yang merasa takut, maka jika mereka istiqamah mengamalkan ratib ini niscaya akan selamat dari segala apapun yang ditakuti. Pernah terjadi ada seseorang yang diserang oleh 15 pencuri dan dia selamat.
As-Sayyid Isa bin Muhammad al-Habsyi berkata bahwa beliau telah banyak memperoleh banyak manfaat dari al-Habib Umar berkenaan dengan kelebihan ratib ini. Beliau meriwayatkan bahwasanya ada beberapa orang yang telah datang dan mengadu kepada al-Habib Umar akan bencana kemarau yang menimpa mereka serta mereka merasakan sempitnya mata pencaharian. Kemudian beliau memberi nasehat kepada mereka agar membaca ratib dan dzikir tauhid. Mereka pun mengamalkannya dan tidak lama kemudian meeka dikaruniai rahmat oleh Allah swt dengan Qudrah dan Iradah-Nya.
راتب العطاس
راتب سيدنا العلم النبراس القطب الربانى طيب الأنفاس الحبيب عمر بن عبد الرحمن العطاس
من حريضة الفحياء حضر موت يمان
إلى حضرة الحبيب سيدنا محمد صلى الله عليه وأله وصحبه ومن والاه
وإلى روح سيدنا الحبيب عمر بن عبد الرحمن العطاس صاحب الراتب
والشيخ على بن عبد الله باراس
وأصولهم وفروعهم أن الله يتغشاهم بالرحمة والمغفرة
الفاتحة
أعوذ بالله من الشيطان الرجيم . بسم الله الرخمن الرحيم . الحمد لله رب العالمين . الرحمن الرحيم . مالك يوم الدين . إياك نعبد وإياك نستعين . إهدنا الصراط المستقيم . صراط الذين أنعمت عليهم غير المغضوب عليهم ولا الضالين . أمين .
أعوذ بالله السميع العليم من الشيطان الرجيم ( x 3 )
لو أنزلنا هذا القرأن على جبل لرأيته خاشعا متصدعا من خشية الله . وتلك الأمثال نضربها للناس لعلهم يتفكرون . هو الله الذى لا إله إلا هو عالم الغيب والشهادة هو الرحمن الرحيم . هو الله الذى لا إله إلا هو الملك القدوس السلام المؤمن المهيمن العزيز الجبار المتكبر . سبحان الله عما يشركون . هو الله الخالق البارئ المصور له الأسماء الحسنى . يسبح له ما فى السموات والأرض وهو العزيز العزيز الحكيم .
أعوذ بالله السميع العليم من الشيطان الرجيم (x 3)
أعوذ بكلمات الله من شر ما خلق (x 3)
بسم الله الذى لا يضر مع اسمه شيء فى الأرض ولا فى السماء وهو السميع العليم (x 3)
بسم الله الرحمن الرحيم ولا حول ولا قوة إلا بالله العلى العظيم (x 10)
بسم الله الرحمن الرحيم ( x 3 )
بسم الله تحصنا بالله بسم الله توكلنا على الله ( x 3 )
بسم الله أمنا بالله ومن يؤمن بالله لا خوف عليه ( x 3 )
سبحان الله عز الله سبحان الله جل الله ( x 3 )
سبحان الله وبحمده سبحان الله العظيم ( x 3 )
سبحان الله والحمد لله ولا إله إلا الله والله اكبر ( x 4 )
يا لطيفا بخلقه يا عليما بخلقه يا خبيرا بخلقه الطف بنا يا لطيف يا عليم يا خبير ( x 3 )
يا لطيفا لم يزل الطف بنا فيما نزل إنك لطيف لم تزل الطف بنا والمسلمين ( x 3 )
لا إله إلا الله ( x 40 )
لا إله إلا الله محمد رسول الله ( x 1 )
حسبنا الله ونعم الوكيل ( x 7 )
اللهم صل على سيدنا محمد يا رب صل عليه وسلم ( x 1 )
أستغفر الله ( x 11 )
تائبون إلى الله ( x 3 )
يا الله بها يا ألله بها يا كريم يا الله بحسن الخاتمة ( x 3 )
غفرانك ربنا وإليك المصير . لا يكلف الله نفسا إلا وسعها . لها ما كسبت وعليها ما اكتسبت . ربنا لا تؤاخذنا إن نسينا أو أخطأنا . ربنا ولا تحمل علينا إصرا كما حملته على الذين من قبلنا . ربنا ولا تحملنا ما لا طاقة لنا به . واعف عنا واغفر لنا وارحمنا . أنت مولانا فانصرنا على القوم الكافرين .
الفاتحة
إلى روح سيدنا وحبيبنا وشفيعنا رسول الله محمد بن عبد الله صلى الله عليه وسلم وأله وأصحابه وأزواجه وذرياته أن الله يعلى درجاتهم فى الجنة وينفعنا بأسرارهم وأنوارهم وعلومهم فى الدين والدنيا ويجعلنا من حزبهم ويرزقنا محبتهم ويتوفانا على ملتهم ويحشرنا فى زمرتهم ... الفاتحة
الفاتحة
إلى روح سيدنا الفقيه المقدم محمد بن على باعلوى وأصوله وفروعه وذوى الحقوق عليهم أجمعين أن الله يغفر لهم ويرحمهم ويعلى درجاتهم فى الجنة وينفعنا بأسرارهم وأنوارهم وعلومهم ونفحاتهم فى الدين والدنيا والأخرة ... الفاتحة ...
الفاتحة
إلى روح سيدنا وحبيبنا وعمدتنا صاحب الراتب قطب الأنفاس الحبيب عمر بن عبد الرحمن العطاس ثم إلى روح الشيخ على بن عبد الله باراس وأصولهم وفروعهم وذوى الحقوق عليهم أجمعين أن الله يغفر لهم ويرحمهم ويعلى درجاتهم فى الجنة وينفعنا بأسرارهم وأنوارهم وعلومهم ونفحاتهم فى الدين والدنيا والأخرة ... الفاتحة ...
الفاتحة
إلى أرواح الأولياء والصالحين والأئمة الراشدين ثم إلى أرواح والدينا ومشايخنا ومعلمينا وذوى الحقوق علينا أجمعين ثم إلى أرواح أموات هذه البلدة من المسلمين والمسلمات والمؤمنين والمؤمنات أن الله يغفر لهم ويرحمهم ويعلى درجاتهم فى الجنة وينفعنا بأسرارهم وأنوارهم وعلومهم ونفحاتهم فى الدين والدنيا والأخرة ... الفاتحة ...
الفاتحة بنية القبول وتمام كل سول ومأمول وصلاح الشأن ظاهرا وباطنا فى الدين والدنيا والأخرة دافعة لكل شر جالبة لكل خير لنا ولوالدينا ولأحبابنا ولمشايخنا فى الدين مع اللطف والعافية وعلى نية أن الله ينور قلوبنا وقوالبنا مع الهدى والتقى والعفاف والموت على دين الإسلام بلا محنة ولا امتحان بجاه سيد ولد عدنان جامعة لكل نية صالحة وزيادة ومحبة فى شرف الحبيب محمد صلى الله وسلم عليه وعلى أله وصحبه . الفاتحة ...
الدعاء
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين . حمدا يوافى نعمه ويكافئ مزيده . يا ربنا لك الحمد كما ينبغى لجلال وجهك ولعظيم سلطانك . سبحانك لا نحصى ثناء عليك أنت كما أثنيت على نفسك فلك الحمد حتى ترضى ولك الحمد إذا رضيت ولك الحمد بعد الرضى.
اللهم صل وسلم على سيدنا محمد فى الأولين وصل وسلم على سيدنا محمد فى الأخرين وصل وسلم على سيدنا محمد فى كل وقت وحين وصل وسلم على سيدنا محمد فى النبيين وصل وسلم على سيدنا محمد فى المرسلين وصل وسلم على سيدنا محمد فى الملإ الأعلى إلى يوم الدين وصل وسلم على سيدنا محمد حتى ترث الأرض ومن عليها وأنت خير الوارثين .
اللهم إنا نستحفظك ونستودعك أدياننا وأبداننا وأنفسنا وأمواتنا وأهلنا وكل شيء أعطيتنا . اللهم اجعلنا وإياهم فى كنفك وأمانك وعياذك وجوارك من كل شيطان مريد وجبار عنيد وذى عين وذى بغي ومن شر كل ذى شر . إنك على كل شيء قدير . اللهم أحطنا بالتقوى والاستقامة . وأعذنا من موجبات الندامة فى الحال والمآل . إنك سميع الدعاء .
وصل اللهم بجمالك وجلالك على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين . وارزقنا كمال المتابعة له ظاهرا وباطنا يا أرحم الراحمين .
بفضل سبحان ربك رب العزة عما يصفون . وسلام على المرسلين والحمد لله رب العالمين .
راتب الحداد
منسوب إلى سيطنا الإمام القطب عبد الله بن علوى الحداد المقبور يتريم المسمى بالحصن الحصين
الفاتحة
إلى حضرة الحبيب سيدنا محمد صلى الله عليه وأله وصحبه ومن والاه وإلى روح سيدنا الحبيب عبد الله بن علوى الحداد صاحب الراتب وأصوله وفروعه أن الله يتغشاهم بالرحمة والمغفرة الفاتحة
أعوذ بالله من الشيطان الرجيم . بسم الله الرخمن الرحيم . الحمد لله رب العالمين . الرحمن الرحيم . مالك يوم الدين . إياك نعبد وإياك نستعين . إهدنا الصراط المستقيم . صراط الذين أنعمت عليهم غير المغضوب عليهم ولا الضالين . أمين .
الفاتحة
إلى روح سيدنا وحبيبنا وشفيعنا رسول الله محمد بن عبد الله صلى الله عليه وسلم وأله وأصحابه وأزواجه وذرياته أن الله يعلى درجاتهم فى الجنة وينفعنا بأسرارهم وأنوارهم وعلومهم فى الدين والدنيا ويجعلنا من حزبهم ويرزقنا محبتهم ويتوفانا على ملتهم ويحشرنا فى زمرتهم ... الفاتحة
الفاتحة
إلى روح سيدنا الفقيه المقدم محمد بن على باعلوى وأصوله وفروعه وذوى الحقوق عليهم أجمعين أن الله يغفر لهم ويرحمهم ويعلى درجاتهم فى الجنة وينفعنا بأسرارهم وأنوارهم وعلومهم ونفحاتهم فى الدين والدنيا والأخرة ... الفاتحة ...
الفاتحة
إلى روح سيدنا وحبيبنا وعمدتنا صاحب الراتب قطب الإرشاد الحبيب عبد الله بن علوى الحداد وأصوله وفروعه وذوى الحقوق عليهم أجمعين أن الله يغفر لهم ويرحمهم ويعلى درجاتهم فى الجنة وينفعنا بأسرارهم وأنوارهم وعلومهم ونفحاتهم فى الدين والدنيا والأخرة ... الفاتحة ...
الفاتحة
إلى أرواح الأولياء والصالحين والأئمة الراشدين ثم إلى أرواح والدينا ومشايخنا ومعلمينا وذوى الحقوق علينا أجمعين ثم إلى أرواح أموات هذه البلدة من المسلمين والمسلمات والمؤمنين والمؤمنات أن الله يغفر لهم ويرحمهم ويعلى درجاتهم فى الجنة وينفعنا بأسرارهم وأنوارهم وعلومهم ونفحاتهم فى الدين والدنيا والأخرة ... الفاتحة ...
الفاتحة بنية القبول وتمام كل سول ومأمول وصلاح الشأن ظاهرا وباطنا فى الدين والدنيا والأخرة دافعة لكل شر جالبة لكل خير لنا ولوالدينا ولأحبابنا ولمشايخنا فى الدين مع اللطف والعافية وعلى نية أن الله ينور قلوبنا وقوالبنا مع الهدى والتقى والعفاف والموت على دين الإسلام بلا محنة ولا امتحان بجاه سيد ولد عدنان جامعة لكل نية صالحة وزيادة ومحبة فى شرف الحبيب محمد صلى الله وسلم عليه وعلى أله وصحبه . الفاتحة ...
الدعاء
ثم يقرأ هذا الدعاء
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين . حمدا يوافى نعمه ويكافئ مزيده . يا ربنا لك الحمد كما ينبغى لجلال وجهك ولعظيم سلطانك . سبحانك لا نحصى ثناء عليك أنت كما أثنيت على نفسك فلك الحمد حتى ترضى ولك الحمد إذا رضيت ولك الحمد بعد الرضى.
اللهم صل وسلم على سيدنا محمد فى الأولين وصل وسلم على سيدنا محمد فى الأخرين وصل وسلم على سيدنا محمد فى كل وقت وحين وصل وسلم على سيدنا محمد فى النبيين وصل وسلم على سيدنا محمد فى المرسلين وصل وسلم على سيدنا محمد فى الملإ الأعلى إلى يوم الدين وصل وسلم على سيدنا محمد حتى ترث الأرض ومن عليها وأنت خير الوارثين .
اللهم إنا نستحفظك ونستودعك أدياننا وأبداننا وأنفسنا وأمواتنا وأهلنا وكل شيء أعطيتنا . اللهم اجعلنا وإياهم فى كنفك وأمانك وعياذك وجوارك من كل شيطان مريد وجبار عنيد وذى عين وذى بغي ومن شر كل ذى شر . إنك على كل شيء قدير . اللهم أحطنا بالتقوى والاستقامة . وأعذنا من موجبات الندامة فى الحال والمآل . إنك سميع الدعاء .
وصل اللهم بجمالك وجلالك على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين . وارزقنا كمال المتابعة له ظاهرا وباطنا يا أرحم الراحمين .
بفضل سبحان ربك رب العزة عما يصفون . وسلام على المرسلين والحمد لله رب العالمين
No comments:
Post a Comment